LEBONG — Kepemimpinan yang tangguh tidak hanya membutuhkan kecerdasan manajerial, tetapi juga kedisiplinan dan rasa cinta tanah air yang kuat. Mengingat pentingnya fondasi tersebut, rangkaian Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) OSIM Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lebong diisi dengan pembekalan materi Bela Negara dan Peraturan Baris Berbaris (PBB).
Kegiatan pembekalan strategis ini dilaksanakan pada Selasa, 13 Oktober 2026, bertempat di Ruang OSIM MAN 1 Lebong. Agenda ini merupakan bagian tak terpisahkan dari rangkaian LDK yang wajib diikuti oleh seluruh pengurus OSIM terpilih. Bertindak sebagai narasumber utama adalah Koptu Endang Suandi, yang hadir untuk membagikan wawasan kebangsaan serta dasar-dasar kepemimpinan.
Kehadiran unsur TNI dalam pelatihan kepemimpinan siswa bertujuan untuk membentuk mentalitas, kedisiplinan, serta karakter yang tangguh. Pemahaman tentang bela negara di kalangan pelajar sangat krusial; bukan diartikan sebagai kewajiban mengangkat senjata, melainkan diwujudkan melalui dedikasi belajar, kepatuhan terhadap aturan tata tertib madrasah, dan sikap pantang menyerah.
Selain pemaparan materi wawasan kebangsaan di dalam ruangan, para peserta LDK juga diberikan pemahaman mendasar mengenai Peraturan Baris Berbaris (PBB). Latihan kedisiplinan melalui PBB dinilai sebagai metode yang sangat efektif untuk melatih konsentrasi, kekompakan tim, kemampuan mendengarkan instruksi, serta ketegasan dalam mengambil sikap.
Selama proses pemberian materi berlangsung, jajaran pengurus OSIM tampak antusias dan menyimak setiap instruksi dengan saksama. Kolaborasi antara materi teori kepemimpinan dan pembentukan karakter kedisiplinan ini memberikan penyegaran serta wawasan baru bagi para peserta didik dalam memaknai arti sebuah tanggung jawab.
Pihak manajemen MAN 1 Lebong menilai pembekalan karakter semacam ini adalah langkah yang sangat tepat bagi pengurus OSIM di awal masa jabatan mereka. Para pemimpin muda di madrasah dituntut untuk memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kematangan spiritual, dan ketangguhan fisik serta mental.
Melalui penyampaian materi Bela Negara dan PBB oleh Koptu Endang Suandi, diharapkan kepengurusan OSIM MAN 1 Lebong mampu menjadi garda terdepan dalam menegakkan kedisiplinan siswa. Bekal kepemimpinan yang berlandaskan nasionalisme dan nilai keislaman diyakini akan membawa roda organisasi OSIM semakin produktif, inovatif, dan berprestasi.