LEBONG — Menjadi pemimpin sejati bukan hanya tentang kemampuan memberikan instruksi, melainkan kepiawaian dalam mengelola diri sendiri dan memecahkan berbagai persoalan organisasi dengan bijak. Guna menanamkan kompetensi krusial tersebut, rangkaian Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) OSIM Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lebong diisi dengan pendalaman materi seputar pemecahan masalah (problem solving) dan manajemen diri.
Kegiatan yang menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian LDK ini diselenggarakan pada Senin, 12 Oktober 2026. Bertempat di Ruang OSIM MAN 1 Lebong, sesi pembekalan intelektual dan mental ini dipandu langsung oleh Juniati, S.Pd.I., yang bertindak sebagai narasumber bagi para pengurus OSIM periode terbaru.
Pemilihan materi manajemen diri dan pemecahan masalah didasari oleh dinamika berorganisasi di lingkungan pendidikan. Sebagai jembatan aspirasi siswa, pengurus OSIM akan sering dihadapkan pada berbagai situasi situasional yang membutuhkan pengambilan keputusan secara cepat, tepat, dan rasional. Oleh karena itu, kecerdasan emosional menjadi modal dasar yang tak kalah penting dari kecerdasan akademik.
Dalam pemaparannya, Juniati, S.Pd.I mengupas tuntas teknik-teknik mengidentifikasi akar permasalahan hingga merumuskan solusi yang adaptif dan solutif. Selain itu, aspek manajemen diri seperti pengaturan waktu (time management), pengendalian emosi saat menghadapi tekanan, serta cara menjaga motivasi di tengah padatnya jadwal sekolah dan organisasi turut menjadi fokus pembahasan yang disampaikan secara interaktif.
Antusiasme para peserta terlihat selama sesi berlangsung. Pemberian materi ini tidak hanya memperkaya wawasan manajerial, tetapi juga membuka wacana berpikir kritis (critical thinking) para pemimpin muda madrasah. Kemampuan memecahkan masalah dinilai sangat aplikatif, tidak hanya untuk urusan OSIM, tetapi juga berguna sebagai kecakapan hidup (life skill) di masa depan.
Pihak manajemen madrasah berharap, bekal ilmu yang telah diberikan mampu diinternalisasi dengan baik oleh setiap pengurus OSIM. Dengan pemahaman manajemen diri yang terstruktur, para siswa diharapkan mampu menyeimbangkan perannya sebagai pelajar yang berprestasi di ruang kelas sekaligus sebagai motor penggerak roda organisasi ekstrakurikuler.
Rangkaian LDK ini kembali menegaskan komitmen MAN 1 Lebong dalam mencetak generasi penerus yang berkarakter, tangguh, dan berdaya saing. Ke depannya, kepengurusan OSIM yang baru diharapkan dapat menjelma menjadi tim kerja yang solid, inovatif, dan senantiasa menjunjung tinggi musyawarah serta nilai-nilai keagamaan dalam setiap penyelesaian masalah.