Pembelajaran Seni Budaya melalui praktik tari di MAN 1 Lebong menjadi sarana efektif dalam mengembangkan kreativitas, rasa percaya diri, dan kekompakan peserta didik. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari proses pembelajaran yang menekankan keseimbangan antara teori dan praktik.
Kegiatan praktik tari diikuti oleh peserta didik dalam mata pelajaran Seni Budaya dengan bimbingan guru pengampu. Para siswa menampilkan berbagai gerakan tari yang telah dipelajari, baik secara individu maupun berkelompok, sebagai bentuk pemahaman terhadap materi yang diberikan.
Pelaksanaan pembelajaran tari dilakukan di lingkungan madrasah pada jam pelajaran Seni Budaya. Melalui latihan yang terarah dan berkelanjutan, peserta didik tidak hanya memahami teknik dasar gerak tari, tetapi juga belajar menghayati makna, irama, dan kekompakan dalam setiap penampilan.
Guru Seni Budaya MAN 1 Lebong Ocha Aprillia, S.Sos, menyampaikan bahwa pembelajaran tari memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa. “Melalui tari, siswa belajar bekerja sama, saling menghargai peran, serta membangun kepercayaan diri saat tampil di depan umum,” ujarnya.
Proses pembelajaran dilakukan melalui tahapan pengenalan gerak, latihan intensif, pembagian peran, hingga penampilan akhir. Setiap kelompok dituntut untuk menjaga keserasian gerak dan kekompakan tim, sehingga tercipta pertunjukan yang harmonis dan menarik.
Melalui pembelajaran seni tari ini, MAN 1 Lebong berharap peserta didik mampu mengembangkan potensi seni yang dimiliki, meningkatkan rasa percaya diri, serta menumbuhkan sikap kerja sama yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Seni bukan hanya media ekspresi, tetapi juga sarana pembentukan karakter yang positif dan berbudaya.